Wed. Jan 15th, 2025

Ancaman Penyelundupan Tekstil Bangsa Ancaman Kedaulatan

Ancaman Penyelundupan Tekstil Bangsa

Ancaman Penyelundupan Tekstil Bangsa Ancaman Kedaulatan Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan praktik penyelundupan salah satunya
komoditas tekstil di dalam negeri, merupakan bentuk ancaman bagi kedaulatan Indonesia.

Dalam sebuah forum ekonomi, Prabowo menyampaikan bahwa aktivitas ilegal ini tidak hanya merugikan sektor industri dalam negeri, tetapi juga
melemahkan daya saing Indonesia di pasar global.

Menurut Prabowo, penyelundupan tekstil berdampak langsung pada pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang bergantung pada industri tekstil lokal.

Ancaman Penyelundupan Tekstil Bangsa

Prabowo sebut penyelundupan tekstil ancaman bagi kedaulatan bangsa - ANTARA News Kalimantan Selatan

Penyelundupan tekstil, misalnya, mengancam industri dalam negeri dan kehidupan ratusan ribu pekerja kita,” katanya saat menyampaikan pengarahan pada
Musrenbangnas RPJMN 2025-2029 di Kementerian PPN/Bappenas Jakarta, Senin.

Presiden juga menyoroti masalah kebocoran yang terjadi akibat praktik penyelundupan, baik dari luar maupun dalam negeri.

“Penyelundupan dari warga dalam negeri adalah membahayakan kedaulatan Indonesia,” katanya.

Kepala Negara menegaskan pentingnya membangun pemerintahan yang bersih demi menjaga kedaulatan bangsa dan melindungi kehidupan rakyat.

Untuk mengatasi hal ini, Presiden menekankan perlunya tindakan tegas terhadap pelaku penyelundupan.

Ia menginstruksikan agar aparat pemerintah diberi kewenangan khusus untuk menghentikan ancaman tersebut.

Presiden bahkan mempertimbangkan langkah ekstrem seperti menenggelamkan kapal-kapal penyelundup, sembari meminta pandangan ahli hukum terkait pelaksanaannya.

Presiden juga mengajak seluruh aparat pemerintahan untuk bersinergi menghentikan kebocoran dan memastikan kedaulatan bangsa tetap terjaga, demi melindungi rakyat Indonesia.

“Indonesia harus mempunyai pemerintah yang bersih, Indonesia harus memiliki pemerintahan yang bersih,” katanya menegaskan.

Prabowo mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat, untuk berkolaborasi dalam memberantas praktik ilegal ini.

Sebagai langkah konkret, Prabowo mendorong penguatan pengawasan di pelabuhan dan perbatasan. Selain itu, ia mengusulkan pengenalan teknologi modern
seperti sistem digitalisasi dan kecerdasan buatan untuk memonitor arus barang masuk dan keluar.

“Bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu menjaga industrinya sendiri Kita harus bersatu melawan penyelundupan untuk melindungi kedaulatan ekonomi kita,” tegas Prabowo.

Dengan pernyataan ini, Prabowo berharap adanya perhatian serius dari seluruh elemen bangsa dalam menjaga kedaulatan ekonomi dan memastikan industri tekstil lokal dapat terus berkembang.

By admin

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

saya bukan robot *Time limit exceeded. Please complete the captcha once again.